Tuesday, July 7, 2009

say what?

gak tau kenapa semalem bueteeee banget. mungkin karena efek habis meeting yang gila2an lamanya bersama bos2 antv, plus 1 jam kena macet walaupun pas pulang udah jam 8 lewat, trus eneg gara2 kebanyakan makan sop buntut. hrghrgh. saking ngeselinnya sampe betenya kebawa2 tidur terus sampe pagi. another rhghrghrhg moment. nyari2 hal yang bisa bikin seneng kok gak ada.... sampe ketemu artikel ini...

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Dirjen Perhubungan Udara:
Aneh-aneh Saja, Penumpang Pesawat Kok Berdiri
Ryanair tengah menggagas terobosan gila: membuka layanan "karcis berdiri."
Selasa, 7 Juli 2009, 12:02 WIB
Heri Susanto

VIVAnews - Dirjen Perhubungan Udara, Departemen Perhubungan, Herry Bhakti menilai usulan penumpang pesawat berdiri sebagai bentuk usulan yang aneh karena itu tidak akan pernah terjadi.

"Itu mikirnya kok aneh-aneh saja, mana mungkin penumpang pesawat berdiri," ujar Herry kepada VIVAnews di Jakarta, Selasa, 7 Juli 2009. "Itu kan membuat pesawat seolah seperti bus saja."

Menurut dia, usulan tersebut sangat membahayakan penumpang jika benar-benar diterapkan. Dia menekankan penumpang tidak hanya akan menghadapi situasi saat pesawat akan terbang dan mendarat dengan goncangan. Tetapi, mereka juga menghadapi goncangan, misalnya pada saat cuaca buruk.

"Bagaimana kalau terjadi apa-apa, misalnya pada saat rem mendadak ketika pesawat mendarat," katanya.

Apalagi, kata dia, kecepatan bus dan pesawat sangat berbeda jauh. Kecepatan bus kota misalnya sekitar 40-50 kilometer per jam. Sedangkan, kecepatan pesawat mencapai 800 kilometer per jam atau 15 - 20 kali lipatnya.

"Padahal, di bus saja, jumlah penumpang berdiri juga dibatasi," katanya.

Namun, Herry mengatakan usulan tersebut baru datang dari Ryanair, pengusaha maskapai penerbangan. Kalangan otoritas penerbangan tidak akan mungkin menyetujui usulan maskapai penerbangan murah asal Irlandia tersebut.

Maskapai penerbangan murah asal Irlandia, Ryanair tengah menggagas terobosan gila: membuka layanan "karcis berdiri." Dengan membeli karcis itu, penumpang harus tetap berdiri selama penerbangan berlangsung kendati harga yang dibayar bisa 50 persen lebih murah dari tiket biasa.

Untuk itu, mereka akan menyiapkan kabin khusus yang hanya akan berlaku pada saat penerbangan jarak pendek. Selain itu, bakal disediakan sandaran khusus bagi penumpang berdiri. Sandaran itu juga dilengkapi dengan sabuk pengaman yang harus dipakai penumpang saat lepas landas atau ketika akan mendarat.

Sejauh ini, Ryanair sedang mengajukan proposal tersebut kepada otoritas keselamatan penerbangan.

• VIVAnews

~~~~~~~~~~~~

what next, turunnya loncat? haiehiaeiaheiaheaea. boy this article really makes my day.

1 comment:

Afrie said...

Itulah hebatnya negeri ini. "Kreativitasnya" tidak terbatas...hahaha!

 

my kinda life :) | Creative Commons Attribution- Noncommercial License | Dandy Dandilion Designed by Simply Fabulous Blogger Templates